Archive for March, 2007

New blog

Friday, March 30th, 2007

Eh… bikin blog baru ah *sembari menanti uang tuk beli hosting*. Jadi biar dsini aku ga posting yang isinya notabene ttg ayankku. kan kasian fans2ku yg baca, ntar pada patah ati hee….. Tapi dimana buatnya? maunya sih dsini.. tp ga bisa yah? :((

Hari yang panjang

Friday, March 30th, 2007

Wahhhh hari ini bener2 tersiksa!! Ini nih detail peristiwanya…

02.43    Kebangun… Trus pipis

02.50    Tiba-tiba Kevin bangun, nendang-nendang, teriak-teriak, guling-guling

02.52    Kevin belum brenti teriak-teriak, nendang-nendang n guling-guling

02.53    Aku pindah tidur ke ruang tamu
04.00 Kedinginan
04.20 Bangun, punggung sakit
04.22 Tidur lagi
07.02 Ayankku SMS
07.03 Kebangun… Trus bales sms
07.04 Tidur lagi
08.04 SMS ayankku…
08.51 Ga dibales… SMS lg
09.50 Telpon ke Centrin nanya ttg Unlimited Wireless
10.07 SMS ayankku
10.20 Mandi
11.20 Disuru nganter kakak ke Rajawali
12.00 Sampe di Rajawali, beli N6275i
12.20 Balik kampus
12.35 Sampe Kampus…
12.37 Sadar klo HP ga ada
12.40 Ke akademik, minjem HP ayank buat telpon kakak
12.41 Ternyata HP nya ada di mobil *jatoh*
12.42 Sadar klo uda telat ampir sejam
12.44 Masuk kelas agama
13.40 Bubar kelas
13.43 Minjem motorna ayank buat ambil HP
13.46 Mampir wartel nelpon mama
13.55 Sampe toko
14.10 Makan di warung depan
14.25 Balik toko… trus tidur
15.26 Bangun, siap-siap ke kampus lagi jemput ayank
15.47 Sampe kampus, ngenet, SMS ayank
15.48 Dikabarin klo ayankku pulang kerja jam 9mlm *shock*
19.00 Ngeblog…..

Hihihihihihi.. nungguin nehh ampe jam 9. Nasibku… emang sulit jd istri yg baek itu :(

Proposal completed successfully!

Wednesday, March 28th, 2007

Hee.. setelah bekerja keras *cuman* nyusun proposal, akhirna di acc juga ama atasan. Tinggal presentasi alias seminar aja nih tgl 12 April. *deg2an* pasti dah banyak weaknessnya :( Oiya, akhirnya kuambil judul Tugas Akhir "Pengembangan Aplikasi Sistem Pakar Berbasis Web untuk Mendiagnosa Penyakit pada Anjing". Make algoritma backward chaining ama forward chaining untuk inference engine nya. Sekarang ini lagi persiapin rancangan databasenya…. Smoga sukses!! :D

Nyepi

Friday, March 16th, 2007

Nyepi…. Nyepi….. ga tau mau kemana. Di hotel? ato pulkam ke jawa? hmm.. dunno *lagi nunggu keputusan mahkamah agung* hihihihi……

Aku dan keajaiban kecilmu…

Friday, March 16th, 2007

*ini ngikut judul lagu ajah hihihi*

Kaulah malaikat yang selalu mengubah sedihku menjadi senyuman

Kaulah malaikat yang bisa mengembalikan semangat hidupku

Dan hanya kaulah yang mampu meneriakkan kata sayang di setiap detik langkah hidupku

Keajaiban-keajaibanmu tak pernah padam

Selalu ada setiap waktu

Kecil memang, tapi hatiku mampu menangkapnya

Aku selalu menantikan kebersamaan kita

Agar tak pernah kulewati sedetikpun

Keajaiban surga hatimu

Jangan bilang aku posesif!

Friday, March 16th, 2007

Bukannya aku ingin mengekang, ataupun membatasi ruang geraknya. Aku tidak pernah menyayangi seperti aku menyayanginya. AKu juga tidak pernah mencintai lebih dari aku mencintainya. Akupun tak pernah merasakan disayangi seperti dia menyayangiku. Yang aku rasakan adalah puncak dari segala perasaan bahagiaku. AKu tau, "love must take and give", aku juga tau kalo "love is to let him go". Tapi jika dirujuk dan ditelusuri dari awal, yang kuingat adalah kesedihan, keputusasaan dan beban berat. Aku selalu merasa sedih dan putus asa jika harus mengingat komitmen kebersamaan itu. Akupun berpikir bahwa aku dapat kehilangannya secara tiba-tiba. Setiap kali kalimat itu terngiang, serentak aku bertindak selayaknya anak kecil yang tidak ingin lepas dari genggaman ibunya. Aku berpikir bahwa aku harus mengikat dan mengurungnya dalam sebuah ruangan kecil dimana hanya mampu menampung aku dan dia. Namun tiba-tiba saja perasaan itu bisa lenyap, dan muncul kembali saat kalimat itu terngiang. Aku bukan posesif! Jangan katakan aku posesif! AKu tidak ingin dia pergi dariku selamanya. Tapi apa yang harus kulakukan? Membiarkannya melakukan yang dia inginkanpun terkadang menyiksa batinku. Bukan aku tak percaya. Bukan aku meragukan dia. Aku yakin, aku percaya. Tapi keyakinanku terkadang harus terkecoh oleh masa lalu saat awal aku bersamanya. Saat yang terlalu menyakitkan buatku, bahwa aku harus kehilangannya tanpa aku melakukan satu kesalahanpun. Dan saat aku mendapatkannya kembali, aku tak ingin lagi melepasnya. Aku bukan posesif, aku hanya tak ingin dia pergi. Aku tak mengekang, aku hanya teringat masa lalu saat aku membiarkannya pergi, dan dia pergi. Maaf, hanya itu yang mampu kuucap. Aku menyayanginya lebih dari aku menyayangi hidupku. Aku akan mengorbankan semuanya demi kebersamaan ini. Jangan pernah lagi mengucap kata berpisah, jangan pernah lagi mengatakan aku posesif.

Revisi Pertama Proposal

Friday, March 9th, 2007

Tadi ketemu ama dosen pembimbing TA ku, ehhh proposalku dalam keadaan tercoret sekitar 50% :D yah tapi baguslah seenggaknya judulku ga ditolak. Barusan uda kurevisi dikit, tinggal analisa sistem ama impelementasinya aja *aminnn*. Moga cepet kelar deh jd bisa seminar proposal! Deg2an jg sih ntar seminarnya gimana, soalnya kan grogi klo didepan penguji ;))

Mogok di proposal TA.

Thursday, March 8th, 2007

Akhirnya semester ini bisa TA juga… Udah dapet judul juga n mudah2an diterima deh ama calon dosen pembimbing :D kemarin sih uda nyetor proposal, yah sekedarnya lah biar calon dosen pembimbingku tau apa yg mo tak kerjain ntar. Tapi masalahnya beliau sibuk n ga bs ngasi keputusan langsung, apa kudu revisi, ato malah judulna ditolak? :( *deg2an*. Kata beliau sih sore ini bisa ditemuin d kampus. Smoga aja proposalnya ketrima yahhh paling ngga judulnya diterima, jadi tinggal revisi isinya aja. Kalo ga gitu, aku bingung buat apa lg, dah mentok nih otak.

Lampu merah dan kecelakaan pesawat

Tuesday, March 6th, 2007

Semalem sekitar pk 19.56 WITA aku lewat di pertigaan By Pass Mahendratta deket lapangan buyung (Ke kiri arah MM, lurus arah by pass). Kebetulan langkah motorku terhenti oleh lampu lalu lintas yang menunjukkan warna merah. Semua orang tau kalo merah berarti berhenti. Nah, untuk belok ke kiri, para pengendara harus mengikuti rambu lalu lintas, kebetulana arah kiripun lampunya menunjukkan warna merah. Anehnya, dari belakang muncul motor yang pengendaranya teriak “kiri jalan terus woi! kiri jalan terus!”. Aneh batinku. Uda jelas2 warna merah, kok ya masih bs bilang kiri jalan terus? Rambunya jg ga terhalang pohon or sesuatu apapun. Jelas las las! Orang pake kacamata setebel mangkok pun masih bisa liat. Gimana mo tertib coba kalo dari hal sekecil itu ga diperhatiin. Eh tapi kadang aku jg nerobos kok… Tapi aku klo nerobos ga pake teriak “kiri jalan terus”…. :D~

Terus jg seputar kecelakaan pesawat Garuda Indonesia pagi tadi di Yogyakarta. Sebelum2nya yg kecelakaan kan Adam Air, yah kata orang sih pesawat kelas menengah ke bawah. Nah skrg buktinya Garuda Indonesia yang kelas eksklusif pun ikut kecelakaan. Berarti nyawa kita ga bergantung pada murah/mahalnya harga tiket! Hehehe……..

Akhir Sedih Sebuah Kisah Cinta

Monday, March 5th, 2007

Pada saat Indra mengalami kebutaan tepatnya saat ia berusia 15 tahun, Indra tidak lagi menjadi pria periang yang dikenal dekat dengan banyak wanita. Pada kelas 3 SMP, Indra mulai berhenti dari sekolah. Tapi akibat dorongan dan semangat keluarga akhirnya Indra mulai menyelesaikan studinya di sekolah umum yang dapat menerima kekurangannya. Setelah lulus SMA, Indra bertemu dengan sesosok wanita yang sangat ia idamkan karena wanita tersebut selalu memberinya motivasi dan dorongan hidup. Indra dan Monika, wanita itu, menjalin hubungan asmara. Mereka berdua begitu bahagia, meskipun masih sering pikiran - pikiran negatif berkecamuk di benak Indra. Ia pun bertanya pada Monika, "Sayang, apa benar kau mencintaiku?". Dengan senyuman, Monika menjawab "Tentu sayang. Kau adalah hidupku. Aku akan selalu mencintaimu". Namun kata - kata Monika belum mampu membuat Indra merasa lega. Iapun bertanya lagi, "Sayang, apa yang kau harapkan dariku yang buta ini?". Monika memeluk erat Indra dan berbisik "Aku ingin kau selalu ada disampingku dan selalu menyayangiku seperti hari ini". Saat itu Indra benar - benar merasa yakin bahwa Monika sangat mencintai dirinya sehingga keraguannya hilang dalam sekejap.
Pada suatu hari, Indra mengatakan pada Monika bahwa ia ingin menikahi Monika secepatnya dan Indra mengutarakan keinginannya untuk melakukan operasi. "Sayang, aku akan melakukan pencangkokan mata. Aku ingin segera bisa melihatmu dan menikahimu. Aku tak ingin kehilangan dirimu selamanya".

Singkat cerita, pencangkokan mata yang dilakukan oleh Indra berakhir sukses. Indra kembali dapat melihat dunia setelah 14 tahun hidup dalam kegelapan. Indra tak sabar ingin menemui Monika, kekasih dan calon pendamping hidupnya. Indra ingin menyampaikan kabar gembira bahwa ia sudah bisa melihat dan ia tak lagi cacat. Setelah lama mencari, akhirnya Indra menemukan gadis pujaannya itu. Namun apa yang dilihatnya kala itu sungguh diluar dugaan. Indra tak menyangka bahwa Monika adalah gadis buta, sama seperti dirinya sebelum melakukan operasi. Ia merasa dikhianati karena selama ini Monika lah yang menuntunnya, tapi tak pernah sekalipun Monika mengatakan bahwa ia adalah gadis buta. Indra sangat kecewa. Ia begitu menyesal dengan sikap Monika selama ini. Keterkejutan Indra membuat Monika bertanya, "Kenapa kau menangis, sayang?". Indra menjawab "Aku sedih karena ternyata aku tidak bisa menikahimu". "Kenapa kau tidak bisa menikahiku? Padahal kau berjanji akan menikahiku, bahkan kau tak sabar ingin segera menikah", tanya Monika. Lalu Indra menjawab, "Maafkan aku.. Tapi kau Buta, Monika. Aku tak bisa menerimanya". Monikapun geram. Dengan menangis ia berkata dengan nada tinggi "Tapi Indra, sebelumnya kau juga buta, dan aku bisa menerimamu dan mencintaimu apa adanya. Kenapa kau tak bisa? Ini tak adil, Indra. Ini sungguh tak adil. Kau pengecut!". Namun nada tinggi Monika ternyata tak meluluhkan hati Indra. Indra tetap bersikeras tak ingin menikahi Monika, dan ia pergi meninggalkan Monika dalam kesedihan yang teramat dalam.
Keputusan Indra untuk meninggalkannya sungguh telah melukai sudut hatinya yang terdalam. Monika tak sanggup lagi berpikir, dan ia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya. Sementara itu, saat Indra kembali ke rumahnya, ia menemukan sepucuk surat yang tertulis tanggal 12 Februari 2005, tanggal dimana ia melakukan pencangkokan mata. Disitu tertera kalimat pendek yang berisi, "Maafkan aku sayang. Tak ada yang dapat kulakukan untukmu selain menyumbangkan kedua mataku ini agar kau bisa kembali melihat dunia dan mewujudkan mimpimu, mimpi agar kau bisa melihat wajahku. Aku sudah merasa puas melihat wajahmu. Meskipun aku tak lagi dapat melihat, tapi wajahmu sudah tersimpan di dalam hatiku dan akan selalu kuingat. Aku mencintaimu, sayang".
Sepucuk surat itu bagaikan sebuah belati tajam yang menusuk dadanya. Ia ingin menemui Monika dan memeluknya, mengatakan bahwa ia sungguh mencintai Monika. Tapi ia sudah terlambat….