Archive for February, 2007

Bencana mulu!

Tuesday, February 27th, 2007

Di negara kita ini kayaknya uda ga aman! Ga aman karena lingkungannya ga sehat. Berbagai bencana uda mewabah disini. Mulai dari penyakit ampe musibah bencana alam. Sebenernya yang patut disalahin itu manusianya ato alam? Klo menurutku, alam marah karena kelalaian manusianya sendiri. Ga mungkin kan alam yang diem gitu bisa marah tanpa sebab musabab yang jelas? Klo kita peduli ama lingkungan n kesehatan, pasti lah bencana itu ga dateng. ATo, klo manusianya punya moral yah ga mungkin melakukan hal bodoh yang merugikan dirinya sendiri. Sebenernya manusia jaman sekarang ini mulai ngalamin kemerosotan moral nih kayaknya…. Hehehe.. *apa aku juga?* GA TAU! i think so ;)) makanya mari sodara2 sekalian, kita bersama2 meningkatkan moral sehingga kualitas masyarakat kita ga jeblok kayak sekarang ini. Tapi kita harus memulainya dari yang bawah dulu, jangan atas duluan!! *maksyud?* yah maksudna masyarakat yang dibawah garis kemiskinan itu lho diatur dulu kehidupannya, biar mereka bisa merasa sejajar dg yg lain. Jangan lg ada SARA atopun batas2/pengelompokan gaya hidup! :D *sok banget*

Masih mentok

Monday, February 26th, 2007

Sampe hari ini aku masi mentok d level 32 :( *sedih* sebenerna uda mentok kaleee…. jadinya males gitu mo nerusin. padahal pnasaran juga. Huh… lama2 bisa botak neh diriku :( klo ga botak yah mentok2 masuk RSJ Bangli :( *huaaaaaaaaaaaaaaaaaa* helep helep somebody help me!
Slaen tktq, ada 1 lg yg bikin aku hampir gila neh T_T. TA!!!! Dohhh biarpun uda dapet judul tapi tetep aja, bingung ama bahan2nya…. *masi blank* Oh God….. Seandainya aja ada malaikat pintar yang hinggap diatasku…. :D

diedit malah ancur

Friday, February 23rd, 2007

Gini nih klo asal ngedit.. Monya ngedit biar beneran dikit, malah ancur…… =)) :D :lol: :mabok: :mentok:
blogku malah ancur

Ngeblog pertama kali…

Thursday, February 22nd, 2007

Jadi inget dulu *dulu dulu banget* aku tuh ngeblog gara2 Deddy. Pertama mulai ngeblog di blogger, make username funkylove. Trus sempet juga make domain funkylove.org, sendal.us… Tapi smuanya uda sirna. Nah tadi iseng2 pas googling nyari proyek PHP/GIS, ehhh ketemu blognya mantan dosenku d STIKOM Sby. Nah iseng2 pengen ninggalin comment, ehhh harus login dulu. Aku pake aja userku itu, eh bisa!! Nah pnasaranku makin menjadi2, aku buka alamat blogku itu.. *kaget* astaga masih aja ada. Disitu tertulis "Thursday, July 19, 2001" Oh My God! Padahal itu blog sempet ilang archivenya, jadi kuperbarui…

Minta maaf itu susah!!

Thursday, February 22nd, 2007

Sama halnya seperti pasangan-pasangan yang lain,
anda pasti pernah melakukan kesalahan, membuat marah ataupun menyakiti
pasangan. Anda melontarkan segudang permintaan maaf tetapi si dia tetap
diam seribu bahasa. Seringkali kita tanpa sengaja ataupun disengaja
melakukan kesalahan yang sama hingga berulang-ulang. Dan sebagai
manusia biasa, pasangan kita tentunya jenuh mendengar permintaan maaf
yang sama sementara kita terus mengulanginya lagi.

Memang sebuah permintaan maaf harus tulus dan konsekuen untuk dijalankan. Bukan semata lip-service, hingga dia pun akhirnya bersedia memaafkan Anda. Jika anda pernah mengalaminya, cobalah tips berikut:

  1. Terima Kritikan Dengan Hati Lapang
    Dengarkanlah semua ‘omelan’ pasangan. Ini adalah bagian terpenting
    dalam sebuah proses meminta maaf. Ini tak lepas dari rasa bersalah
    Anda. Anda harus nrimo dengan omelannya terlebih jika andalah
    penyebab masalah tersebut. Apalagi jika anda dan pasangan telah
    berulangkali meributkan tentang permasalahan ini. Tunjukkan pengertian
    dan jangan menyimpan dendam.

  2. Cari Jeda Waktu
    Apabila argumentasi memanas, otomatis adrenalin
    Anda akan terpacu, bahkan akan melontarkan kata-kata yang akan anda
    sesali dikemudian hari. Temukan tempat untuk meredakan gemuruh dan
    terpisah dari dia. Tidak dianjurkan untuk berkendaraan dalam keadaan
    emosi.
    Berendam dalam bathtub dengan air dingin, cukup
    manjur, asal jangan terlalu lama. Jeda waktu amat berguna untuk mencari
    alternatif solusi daripada terus mempertahankan ego dalam argumentasi.

  3. Jangan Diungkit
    Kalau anda berdua menginginkan kedekatan yang lebih dan pengertian yang
    juga lebih besar diwaktu mendatang, tidak perlu mengungkit apa yang
    telah berlalu. Pastikan kesepakatan ini Anda capai berdua dan akan
    lebih tepat lagi untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama untuk ke
    1001 kalinya.

  4. Rengkuh dan Gapai Dia
    Bolah percaya
    boleh tidak, saat seorang wanita penuh dengan emosi, yang perlu Anda
    lakukan adalah sentuh dia dengan perlahan dan tulus. Sekalipun ia
    mungkin menampik Anda, tapi jangan menyerah. Lakukan terus, dan rengkuh
    dia kepelukan Anda. Ini akan meredakan kekesalan hatinya. Atau,
    setidaknya genggam tangannya hingga gemuruh dalam hatinya reda. Bentuk
    sentuhan ini menjadi sinyal kepadanya bahwa sekalipun Anda salah, Anda
    bukanlah musuhnya. Tepis ide untuk menyentuh dia dengan sexualy.

  5. Ciptakan Kondusifitas Komunikasi
    Saat ia masih mengurung dirinya dikamar, mengapa tidak Anda gunakan
    waktu ini untuk menyiapkan ruang yang temaram dan nyaman. Secangkir teh
    hangat untuk menyambutnya keluar dari kamar. Siapkan lagu-lagu bernada
    lembut, atau musik kesukaannya, putar sambil menunggu dia keluar dari
    "persembunyiannya".

  6. Hindari Kata-kata Kasar
    Udah
    salah, ngomong kasar lagi. Lah.. ini kombinasi yang hancur lebur. Anda
    tidak akan mencapai apa-apa. Kalau memang ingin minta maaf, jangan
    sekali-kali melontarkan kata-kata kasar. Ucapkan kata maaf tanpa ada
    embel-embel lain, maaf ya maaf tidak ada "tapi".

  7. Cari Kata Manis
    Memang sebuah argumentasi selalu melelahkan bahkan acap meninggalkan
    luka dihati. Jujur pada diri sendiri sebelum menunjukkan kejujuran
    kepada pasangan Anda. Pasti akan ada kata-kata manis untuk melunturkan
    kemarahannya. Selipkan guyonan untuk meredakan suasana yang memanas.
    Juga berguna untuk menyelipkan pujian diantara kata-kata yang Anda
    pilih untuk merespon ucapan dia, sekalipun tidak enak didengar. Ini
    tidak mudah, Anda harus pintar memadu kata-kata manis.

  8. I Love You
    Tiga kata ini jangan sampai terlewatkan apalagi terlupakan saat Anda
    berupaya untuk mendapatkan maaf darinya. Yakinkan dia, bagaimanapun
    sulitnya keadaan saat itu, Anda tetap mencintainya. Yang dicari toh
    bukan semata kedamaian sementara tapi resolusi masalah yang permanen.

  9. Rencanakan Aktifitas Malam
    Ini baru bisa Anda kerjakan kalau keadaan reda dan sudah dicapai
    kesepakatan baru. Tebus rasa bersalah dengan menemaninya menyelesaikan
    pekerjaannya, atau bahkan mengambil alih pekerjaan yang biasa ia
    lakukan. Perubahan nyata akan sangat mengobati sakit hatinya. atau
    kalau biasanya dia yang menyiapkan cemilan malam, kini gantian Anda
    yang menyediakan untuknya. Semangkuk mie hangat.. yummm…

Satu
hal yang tidak bisa dilewatkan, forgive don’t always forget. Mungkin ia
bisa memaafkan Anda untuk ke 1000 kalinya, tapi mampukah ia melupakan
1000 kesalahan yang sama? Ini kembali tergantung kepada ketulusan Anda
dan keinginan Anda untuk tidak kembali mengulangi kesalahan ke 1001..
1002… 1003 kalinya. Tanamkan dalam benak Anda bahwa wanita ini adalah
pasangan, teman, dan sahabat terbaik Anda.

Anda
tidak akan melukai perasaan seorang sahabat yang mendampingi Anda
dengan cinta selama ini. Balas cintanya dengan sikap dan tentu, kasih
cinta Anda. Bagaimana kalau Anda yang disakiti untuk ke 1005 kalinya? (ids/tutut)

Taken from doktertomi.com

Bacalah….

Thursday, February 22nd, 2007

Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai
macam benda-benda abstrak: ada CINTA, KEKAYAAN,KECANTIKAN, KESEDIHAN,
KEGEMBIRAAN dan sebagainya. Awalnya mereka hidup berdampingan dengan
baik dan saling melengkapi. Namun suatu ketika, datang badai menghempas
pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik semakin tinggi dan akan
menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha
menyelamatkan diri.

CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat
berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba
mencari pertolongan. Sementara itu air makin naik membasahi kaki CINTA.
Tak lama CINTA melihat KEKAYAAN sedang mengayuh perahu.
"KEKAYAAN! KEKAYAAN! Tolong aku!" teriak CINTA. Lalu apa jawab KEKAYAAN,
"Aduh!
Maaf,CINTA!" kata KEKAYAAN. "Perahuku telah penuh dengan harta bendaku.
Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak
ada tempat lagi bagimu di perahuku ini."
Lalu KEKAYAAN cepat-cepat mengayuh perahunya pergi meninggalkan CINTA tenggelam.

CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya KEGEMBIRAAN lewat dengan perahunya.
"KEGEMBIRAAN!
Tolong aku!", teriak CINTA. Namun apa yang terjadi, KEGEMBIRAAN terlalu
gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tuli tak mendengar
teriakan CINTA. Air makin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan
CINTA semakin panik. Tak lama lewatlah KECANTIKAN.

"KECANTIKAN! Bawalah aku bersamamu!", teriak CINTA. Lalu apa jawab KECANTIKAN,
"Wah,
CINTA, kamu basah dan kotor.Aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu
mengotori perahuku yang indah ini." sahut KECANTIKAN. CINTA sedih
sekali mendengarnya. CINTA mulai menangis terisak-isak. Apa
kesalahanku, mengapa semua orang melupakan aku.

Saat itu lewatlah KESEDIHAN. Lalu CINTA memelas, "Oh, KESEDIHAN, bawalah aku bersamamu", kata CINTA. Lalu apa kata KESEDIHAN,
"Maaf,
CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja…", kata
KESEDIHAN sambil terus mengayuh perahunya. CINTA putus asa. Ia
merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. CINTA terus
berharap kalau dirinya dapat diselamatlkan. Lalu ia berdoa kepada
Tuhannya, oh tuhan tolonglah aku, apa jadinya dunia tanpa aku, tanpa
CINTA?

Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara,
"CINTA!
Mari cepat naik ke perahuku!" CINTA menoleh ke arah suara itu dan
melihat seorang tua reyot berjanggut putih panjang sedang mengayuh
perahunya. Lalu Cepat-cepat CINTA naik ke perahu itu, tepat sebelum air
menenggelamkannya.

Kemudian di pulau terdekat, orang tua itu
menurunkan CINTA dan segera pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA
sadar, bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang baik
hati menyelamatkannya itu. CINTA segera menanyakannya kepada seorang
penduduk tua di pulau itu, siapa sebenarnya orang tua itu.
"Oh, orang tua tadi? Dia adalah "WAKTU", kata orang itu.

Lalu
CINTA bertanya "Tapi, mengapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya.
Bahkan teman-teman yang mengenalku pun enggan menolongku", tanya CINTA
heran. "Sebab", kata orang itu, "hanya WAKTU lah yang tahu berapa nilai
sesungguhnya dari CINTA itu…

Seperti biasa, aku dapetin artikel2 pasti dari doktertomi.com

Level 31 passed!!!

Thursday, February 22nd, 2007

Seneng banget! Level 31 uda kelewat! Sudoku yang bikin otakku muter ga karuan selama berhari2… Dan yang menyakitkan… Aku pikir tuh harus beda2 tiap angka yang disediain d kolom!! TErnyata!!!! Grrrrr… berhari2 mikir ternyata jawabanna cuma "GEGABAH!!!!!" Bener juga sih clue dari temen2….
1. Rasa air laut?
Jawabanna ASIN!! Nah klo tiba2 d laut tercium bau garam kan harusnya kita gegabah karna itu tanda2 tsunami!!
2. Sebelum jadi nasi?
Jawabanna BERAS!! N sebelum bener2 jadi beras kan asalnya dari GABAH!

Uhhh….

Level 31

Thursday, February 22nd, 2007

Wahh.. Sampe juga ke Sudoku. Tepatnya uda 2 hari ini d level 31. Mo ngerjain tapi malesss banget rasanya. Uda gitu, LAPER!!!!! Huahhh…. Gimana cara ngerjain sudoku biar cepet kelar yah? Soalna ngabisin banyak kertas, jd males mo ngerjain ini…. Help.. Somebody help me!!!! :((

Oiya, tentang kos2an…. Dimana yah nyari kos2an deket kampus yang aman nyaman tentram dan damai? AKu butuh ketenangan nihhhh :((

Level 30!

Tuesday, February 20th, 2007

Go Go!! Level 30 Go! Hehehe.. Level 29 gampang bgt, cm emang karna saking emosi+ga sabaran, jadi berasa susah… Thx deh buat Intan yg ngasi clue… Heee *abis vandi kabur ntah kmana….*

Level 29

Tuesday, February 20th, 2007

Akhirna… pindah jg ke level 29. Jawaban level 28 bener2 ga disangka!!! Sumpah ga kepikiran. Padahal uda jereng sharian ga ktemu jawabanna, ampe sakit pala, mules, mual, sakit mata!!! Ternyata jawabanna sesimpel itu…. GggGggRRrrRrrr